a Piece of Peace of mind

Wednesday, April 02, 2008

Termodinamika Neraka

** dari milis IA ITB




Di sebuah perguruan tinggi di Washington, sedang berlangsung ujian
mata kuliah kimia tentang termodinamika.

Si dosen memberikan pertanyaan bonus :
Apakah neraka bersifat eksoterm atau endoterm?

Banyak mahasiswa yang menjawab dan berargumen dengan menggunakan
Hukum Boyle.

Ada satu mahasiswa, dia menulis seperti ini:

Pertama-tama kita tahu bahwa massa neraka berubah-ubah terhadap waktu.
Jadi, kita harus mencari kecepatan jiwa/nyawa yang keluar-masuk neraka.
Saya rasa kita bisa mengasumsikan bahwa sekali nyawa masuk neraka,
maka ia tak akan keluar lagi, sehingga tidak ada arus keluar dari
neraka.

Berapa banyak nyawa yang masuk neraka? Mari kita lihat bahwa ada beberapa
agama di dunia ini. Setiap agama mungkin mengklaim bahwa jika kita tidak
memeluk agama mereka, maka kita akan masuk neraka, sementara tiap orang
tidak boleh memeluk lebih dari satu agama. Untuk mempermudah perhitungan
kita asumsikan saja semua manusia akan masuk neraka.
Selain itu, angka kelahiran dan kematian dari tahun ke tahun terus bertambah,
sehingga kita bisa memperoleh kecepatan nyawa masuk neraka bertambah
secara eksponensial.

Sekarang, kita tinjau perubahan volume neraka, sebab menurut Hukum Boyle, jika
neraka ingin mempertahankan suhu dan tekanannya, maka volumenya harus
bertambah secara eksponensial mengikuti kecepatan nyawa yang masuk.

Ada dua kemungkinan :
1. Jika neraka mengembang dengan kecepatan yang lebih kecil daripada
kecepatan nyawa yang masuk, maka temperatur dan tekanan neraka akan
selalu naik dan akhirnya hancur.
2. Jika neraka mengembang dengan kecepatan yang lebih besar daripada
kecepatan nyawa yang masuk, maka tempertaur dan tekanan neraka
akan menurun dan akhirnya membeku.

Jadi, mana yang benar?

Jawaban saya didasarkan atas sebuah sumpah yang saya terima di tahun
pertama saya belajar di kampus ini.
Michelle pernah berkata dengan lantang kepada saya, "Neraka akan membeku
kalau kau berkencan dengan saya!!"
Faktanya, sampai saat ini dan sampai seterusnya pun saya tidak akan bisa mengencani
gadis itu. Oleh karena itu neraka tidak akan pernah membeku, alias kemungkinan nomor
2 tidak akan terjadi.

Jadi, neraka bersifat eksoterm.




Mahasiswa tersebut satu-satunya yang mendapat nilai 'A'
posted by nugroho adi at 7:19 AM

0 Comments:

Post a Comment

<< Home